Waktu Solat
Seri Iskandar, Parit, Beruas, Kg Gajah
[ e-Solat] |
|
Imsak 5:41 |
|
Subuh 5:51 |
|
Syuruk 7:04 |
|
Zohor 13:13 |
|
Asar 16:18 |
|
Maghrib 19:15 |
|
Isyak 20:24 |
Wednesday, April 01, 2009
WANITA : 19 KEISTIMEWAAN & 6 WANITA MALANG
Monday, November 03, 2008
Traffic Light Yang Lambat...
Untuk mengusir rasa stress karena kesesakan.. biasanya aku bernyanyi dengan lagu - lagu terbaru, dengan lagu - lagu yang aku sukai…lagu lagu yang ada dalam simpanan ku.. atau apa juga lagu yang berkumandang dari corong radio kereta antikku ini....yer la... lagunya anak - anak muda zaman sekarang… Kala itu aku sampai di persimpangan sebelum masuk ke highway, terhenti karena lampu merah. Seperti biasa aku bersenandung sambil memperhatikan keadaan sekeliling, mencari hal - hal yang menarik yang dapat dilihat, Tetapi kemudian… Ah… Mataku terpandang pada lampu trafik, kali ini bukan lampu merahnya tapi skrin penghitung waktu kat situ…
Nukilan : smtabi'in pada 12:04 AM 1 komen
Labels: jem, kereta antik, macet, tazkirah, traffic light, zikir
Tuesday, October 28, 2008
3 persoalan....
Kalau kita cermati kenapa manusia berani menolak Tuhan Pencipta mereka dan Pencipta alam semesta, baik secara total maupun setengah-setengah, niscaya kita akan menemukan akar permasalahannya. Akar permasalahannya berasal dari sifat sombong dan lalai serta mudah tergoda oleh syaitan dan kenikmatan dunia yang amat menyeronokkan dan melalaikan. Lalu timbul persoalan, bagaimana cara menghindarkan diri dari sifat-sifat negatif tersebut? Kesombongan, kelalaian dan keseronokan, hubbud dunia dapat dineutralkan dengan tiga pertanyaan besar berikut :
1. Dari mana saya berasal?
2. Apa yang perlu saya buat di dunia ini? Atau, apa misi dan visi hidup saya di dunia ini?
3. Mahu kemana saya setelah meninggalkan kehidupan dunia yang fana ini?
Tiga persoalan besar tersebut selalu menjadi perbincangan yang menarik sepanjang sejarah manusia dan akan tetap menjadi kata kunci dalam menyingkap tabir penolakan dan penerimaan tentang konsep Tuhan Pencipta. Kerana, ketiga persoalan tersebut menjadi engin utama yang akan menggerakkan tiga kecerdasan manusia, iaitu Spiritual, Emotional dan Intellektual, yang akan membantu dan memudahkan kita dalam mendalami dan menghayati tiga hakikat utama kehidupan :
1. Hakikat Tuhan Pencipta
2. Hakikat manusia dan alam semesta
3. Hakikat kehidupan dunia
Oleh sebab itu, kebaikan dan keburukan yang timbul dari dalam diri manusia yang kemudian menjelma ke dalam tindakan sehari-hari sangat erat hubungannya dengan sejauh mana pengetahuan dan penghayatan mereka terhadap ketiga tiga hakikat besar tersebut. Dengan kata lain, seperti apa pengenalan dan penghayatan seseorang terhadap hakikat Tuhan Pencipta, Hakikat manusia dan alam semesta, serta hakikat kehidupan dunia ini maka akan seperti itu pula presepsi yang terbangun di dalam dirinya. Persepsi tersebut akan mewarnai tindakannya dalam menjalani kehidupan dunia yang singkat ini....